WAYANG
WAYANG
Cerita Wayang
Pasukan Kera Pancawati
Bathara Narada, tertawa terkekeh kekeh, melihat Batara Guru sedang momong seekor anak kera putih, Anoman. Batara Guru menjadi tidak enak dihati. Agar Bathara Narada merasakan apa yang sedang dirasakan Bathara Guru, naka Bathara Guru menciptakan seekor anak kera, berwarna biru tua, dan disuruhya mengikuti Bathara Narada kemanapun pergi. Melihat itu Bathara Narada, berlarian, menghindar dari kejaran anak monyet berwarna biru tua. Akhirnya hampir seharian Bathara Narada bermain petak umpet, namun anak kera biru tua itu bisa menemukan persenbunyian Bathara Narada. Bathara Narada pun capek, dan menyerah. Iapun mau menggendong anak kera itu kemana saja. Bathara Narada menamakan anak monyet berwarna bitu tua itu, Anila. Dengan adanya peristiwa itu, maka Bathara Guru memerintahkan, agar seluruh para Dewa menciptakan seekor kera. Perintah itu dimaksudkan agar para kera ciptaan dewa ini dapat membantu Prabu Rama berperang melawan Prabu Dasamuka.
Maka terciptalah banyak kera baru, ciptaan pada Dewa, yang akan memperkuat pasukan Rama yang sudah ada. Sehingga kekuatan pasukan Prabu bertambah banyak. Mereka ciptaan para dewa, jadi kera kera itu pasti sakti sakti.
Dengan adanya tambahan kera kera baru ini, maka Prabu Rama memiliki para perajurit kera yang tangguh, sebagai berikut:
Dengan adanya tambahan kera kera baru ini, maka Prabu Rama memiliki para perajurit kera yang tangguh, sebagai berikut:
Sugriwa, sebagai raja kera.
Anoman, putera Dewi Anjani
Anggada, putera Resi Subali
Anila, putera Bathara Narada
Trigangga (Triyangga), putera Anoman, dengan Dewi Sayempraba;
Kapi Saraba, pamong dewi Anjani;
Kapi Jembawan, pamong Sugriwa;
Kapi Suweda, putera Narpati Sugriwa dengan Suwarsih, pamong Dewi Anjani;
Kapi Baliwisata, ciptaan Bathara Aswan
Kapi Baliwinata,ciptaan Bathara Aswin;
Kapi Pramujabahu, kera pasukan Kerajaan Gowa Kiskenda.
Kapi Yuyu Kingkin ciptaan Bathara Rekatama
Kapi Menda, pamong Sugriwa waktu di Pertapan Grastina;
Kapi Sarpacitra, ciptaan Bathara Cakra,
Kapi Handaka, ciptaan Bathara Surya
Kapi Cucak Rawun, ciptaan Bathara Candra;
Kapi Mahendrajanu, ciptaan Bathara Anggajali;
Kapi Bau Winata, kera biasa;
Kapi Kesari, ciptaan Bathara Temboro;
Kapi Kalawandru, ciptaan Bathara Yamadipati;
Kapi Anggeni, ciptaan Bathara Agni;
Kapi Nala, ciptaan Bathara Wismakrama;
Kapi Anala, ciptaan Bathara Brama;
Kapi Sempati ciptaan Bathara Indra;
Kapi Lembudara, ciptaan Bathara Penyarikan;
Kapi Sambodana, ciptaan Bathara Sambu;
Kapi Janulen;
Kapi Wajita/Cacing Kanil;
Kapi Janulen;
Kapi Wajita/Cacing Kanil;
Mereka membawahi ribuan perajurit kera. Mereka disiapkan untuk menyerang kerajaan
Alengkadiraja, menghancurkan keangkaramurkaan Prabu Dasamuka.
SELESAI
Serial Lokapala :
Serial Lokapala :
1. Dasamuka Lhir;
2. Sumantri Ngenger;
3. Rama Tundung;
4. Hilangnya Dewi Sinta;
5. Sugriwa Subali;
6. Pasuikan Kera Pancawati;
7. Anoman Duta;
8. Rama Tambak;
9. Anggada Duta;
10. Anggisrana Dusta;
11. Trigangga Dusta;
12. Sarpakenaka Gugur;
13. Indrajid Gugur;
14. Prahasta Gugur:
15. Kumbakarna Gugur;
16. Dasamuka Gugur;
17. Sinta Obong;
18, Sinta Boyong;
19. Sinta Luweng;
20. Rama Nitis
3. Rama Tundung;
4. Hilangnya Dewi Sinta;
5. Sugriwa Subali;
6. Pasuikan Kera Pancawati;
7. Anoman Duta;
8. Rama Tambak;
9. Anggada Duta;
10. Anggisrana Dusta;
11. Trigangga Dusta;
12. Sarpakenaka Gugur;
13. Indrajid Gugur;
14. Prahasta Gugur:
15. Kumbakarna Gugur;
16. Dasamuka Gugur;
17. Sinta Obong;
18, Sinta Boyong;
19. Sinta Luweng;
20. Rama Nitis
Diceritakan kembali oleh :
Wayang Wayang
cerita dari kitab apa ini puh?
BalasHapuso ya follow blog ak juga puh,, ya wlopun masih dikit banget tulisan aku hehehe